Home » » Testimoni 3 InfinyCal : Penderita MIOM

Testimoni 3 InfinyCal : Penderita MIOM

Written By Unknown on Selasa, 23 September 2014 | 17.22

Saya menderita MIOM* dan melakukan pengecekan ke dokter, kemudian ayahku membelikan InfinyCalTM sebanyak 3 box. Saya mengkonsumsi InfinyCalTM sebanyak 3 kali sehari. Setelah dicek kembali ternyata MIOM-nya hanya tinggal flek hitam kecil. Dikarenakan ada hasil nyata dari pemeriksaan USG inilah, maka saya sangat yakin dengan InfinyCalTM. Terima kasih Tuhan, terima kasih InfinyCalTM.

Oleh Noviyanti, 25 Tahun, Palembang

Keterangan: 

*Miom adalah istilah medis untuk tumor dinding rahim. Asal muasalnya sel otot dibanding rahim, namun berubah menjadi tumor dan menempel di otot dinding rahim tersebut. Berukuran sebesar kacang polong sampai sebutir angggur, miom kenyal dan bisa tumbuh cepat atau lambat, sehingga awalnya satu, lama-lama banyak. Untungnya, menurut medis statistik sebagian besar kasus miom tidak berbahaya, karena jarang berubah menjadi kanker. 

Gejala miom. Jika ukurannya kecil, adanya miom di tubuh sulit dideteksi. Namun bisa cukup besar, akan timbuil gejala: 
• Nyeri perut atau pinggul. 
• Perut tersa penuh dan kadang membesar seperti wanita hamil.
• Nyeri saat bersenggama. 
• Gejala anemia karena kehilangan darah haid. 
• Sering berkemih karena miom menekan kandung kemih.
• Tekanan pada panggul. 
• Gangguan haid seperti tidak teratur, nyeri, dan pendarahan tidak normal (lebih banyak atau lebih lama). 

Peluang hamil. Berkurang jika, miom tumbuh di saluran leher rahim, kerena leher rahim menjadi kecil dan menghambat masuknya sperma ke rahim sehingga mempersulit pembuahan. Jadi miom harus dihilangkan dulu. Miom juga akan membuat sulit hamil, jika tumbuh di dinding rahim karena menghambat “penanaman” atau implantasi sel telur yang telah dibuahi di sana. 

Hamil dengan miom. Perlu berhati-hati. Pada trimester pertama ada ancaman keguguran sebab miom yang membesar akan mendorong embrio sehingga tidak bisa menempel dengan baik di dinding rahim. Bila kehamilan berlanjut, miom dapat mendesak janin sampai plasenta previa (plasenta tumbuh di bawah rahim) dan pendarahan persalinan. 
Meski sekilas tampak sama, tapi kedua “pengganggu” organ reproduksi perempuan yakni kista dan miom ini ternyata berbeda.
Walau belum ada data pasti jumlah penderita kista dan miom, namun berkat kesadaran masyarakat yang semakin tinggi dan canggihnya alat kedokteran, kini lebih banyak terdiagnosa penderita miom atau kista, khususnya yang ada di organ reproduksi. Jika Anda masih belum jelas perbedaan keduanya, tabel berikut bisa membantu. (me)

Kista
Miom
Definisi
Tumor jinak yang terbungkus selaput semacam jaringan dan berisi cairan.
Bungkus otot rahim yang berubah menjadi tumor jinak. Istilah sederhananya, daging-tumbuh di rahim.
Lokasi
Biasa terdapat di rahim, saluran telur, indung telur, dan juga dapat tumbuh di vagina dan di daerah vulva (bagian luar alat kelamin perempuan).
Bisa juga terjadi di bagian tubuh lain seperti gusi.

Sebagian besar miom tumbuh di dalam dinding rahim (miom uteri). Gejala yang ditimbulkan biasanya tidak akan terlalu berat dan jarang mengganggu kehamilan.
Sebagian kecil lagi tumbuh di leher rahim(miom servik uteri).Bisa menyebabkan infertilitas, karena akan mengganggu masuknya sperma ke rahim.
Gejala
Nyeri di perut bagian bawah.
Nyeri saat haid.
Sering merasa ingin buang air besar atau kecil.
Pada keadaan yang sudah lanjut dapat teraba benjolan pada daerah perut.
Catatan: ada jenis kista yang tidak memberikan rasa nyeri, sehingga penderita tidak menyadarinya.
Nyeri di perut bagian bawah, atau di sekitar pinggul.
Nyeri saat sanggama.
Gangguan haid, sepertinyeri saat haid, perdarahan haid sangat banyak, dan haid tak beraturan (sering haid).
Perut terasa penuh.
Sebagian wanita kadang mengeluhkan frekuensi buang air kecil yang tinggi (ingin pipis terus).
Penyebab
Sampai sekarang belum diketahui pasti, sehingga belum bisa dicari cara pencegahannya.Tetapi diduga, kista disebabkan pencermaran oleh bahan-bahan yang bersifat karsinogenik, misalnya zat kimia.
Faktor hormonal, terutama hormon estrogen. Miom cenderung berkembang pada masa reproduksi, dan dapat bertambah besar dengan cepat selama kehamilan. Miom biasanya menyusut setelah menopause ketika kadar estrogen menurun.
Faktor-faktor lain seperti ketidakseimbangan emosi, misalnya sering stres, daya tahan tubuh rendah, dan gaya hidup yang tidak seimbang.
Penanganan
Tergantung jenis kistanya.
Kistanon-neoplastik.Sifatnya jinak dan biasanya akan mengempis sendiri setelah 2-3 bulan.
Kistaneoplastik ditangani melalui operasi. Relatif mudah diangkat dan tidak membahayakankesehatan penderitanya
Dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:
Miomektomi: yaitu operasi pengangkatan miom tanpa mengorbankan rahim.
Histerektomi: yakni pengangkatan miom bersamaan dengan ra

Sumber tulisan mengenai Miom: ayahbunda.co.id

0 komentar :

Posting Komentar

Kami tertarik menjadi members Infiny bukanlah semata-mata karena bonus yang dijanjikan oleh perusahaan, akan tetapi produk InfinyCal adalah berkah dari Allah SWT. dan merupakan solusi untuk sehat bagi umat manusia.....

(H.Suryanto Sakiran,S.E.)

MEMBERS INFINY: ID I8001340